Kampung Inggris Part 1

Awal tahun 2016 sekaligus libur semester ganjil yang berlangsung selama 2 bulan (pertengahan Desember sampai pertengahan Februari) saya manfaatkan untuk mendatangi salah satu kota di Jawa Timur yaitu kota Kediri. Jauh-jauh ke kota ini bukan hanya untuk jalan-jalan namun saya berniat untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggris di salah satu daerah yang sudah sangat terkenal yaitu Kampung Inggris atau English Village di Pare, Kediri. Kedatangan saya ke kampung inggris tidak sendiri, saya bersama keenam teman berencana mengisi waktu liburan kami selama sebulan untuk mengikuti camp di Pare. Jauh-jauh hari kami mencari tempat kursus yang akan kami ikuti, ternyata ada banyak tempat kursus disana, dan tidak hanya bahasa inggris, dibeberapa tempat membuka kursus bahasa arab juga. Pilihan kami jatuh pada Universal English. Kami mencari jadwal yang tidak terlalu padat namun mencakup semua aspek (speaking, grammar, writing, pronunciation) dan di Universal English atau UE ini kami rasa sudah mencakup semua karena jadwal hanya dari Senin-Jum’at, sehingga Sabtu dan Minggunya kami tetap bisa refreshing.

Tanggal 8 Januari kami berangkat. Saya dan salah satu teman saya berangkat dari Stasiun Senen, dan sisanya berangkat dari Stasiun Kircon–Bandung. Singkat cerita tibalah kami di Stasiun Kediri setelah menempuh perjalanan kurang lebih 16 jam . Ternyata banyak sekali orang yang datang ke Kediri untuk mengikuti kampung inggris di Pare. Keluar dari stasiun sudah banyak jasa travel, ojek, becak yang menawarkan untuk diantar sampai kampung Inggris. Saya baru tau juga ternyata jarak antara kota Kediri dengan Kampung Inggris di Pare sekitar 1 jam-an, jadi mau ga mau kami harus menyewa jasa transportasi yang ada. Kalau mau di jemput dari tempat kursusnya pun bisa namun biasanya ada biaya tambahan, tapi tergantung tempat kursus itu sendiri sih.

Setelah muter-muter stasiun kesana kemari nyari masjid, tempat makan, nanya-nanya ke tukang becak, abang minuman, ibu penjual makanan, kami mendapat harga yang cukup murah untuk travel, yaitu 300.000 untuk 7 orang. Oiya jangan kaget ya kalau harga setiap penumpangnya beda-beda, biasanya abangnya asal nembak harga, apalagi kalau ada kereta yang baru tiba, harga langsung bisa naiiiiik.

Tibalah kami di kawasan Kampung Inggris Pare. Hmmm.. pertama kali liat suasananya kayak di kampus-kampus gitu, banyak anak mudanya yang berasa lagi kuliah, tempat makan berjejer di pinggir jalan, dan sama sekali ga ada angkot, jadi kalau mau kemana-mana naik sepeda atau motor. Begitu sampai kami langsung diantar ke kantor agen tempat kami daftar online. Setelah itu kami langsung menuju office UE yang tidak jauh dari kantor agen. Sekedar info, lebih baik mendaftar langsung ke lembaga yang dipilih atau kalau kita dari luar kota bisa coba telfon office lembaganya, agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

Setelah urusan administrasi dan lain-lain, kami diantar ke camp menggunakan motor. Camp putra dan putri dipisah, kebetulan kami dapat camp di Jl. Anyelir. Setelah semua barang-barang diangkut ke camp kami berkenalan dengan penghuni-penghuni camp lama. Ternyata bentuk campnya seperti rumah dengan 5 kamar dan 3 kamar mandi, setiap kamar bisa diisi 4-6 orang. Fasilitas lain ada tv, dan kami menyesal karena tidak membawa kompor kecil untuk memasak, kan lumayan sebulan buat ngirit biaya makan di luar. Member-member disini rata-rata baru lulus SMA dan mau mengikuti SNMPTN, kami yang mahasiswa tingkat akhir ini pun merasa tua….

Hebatnya mereka rata-rata mengikuti program 3 bulan, wow bahkan diantara mereka sudah ada yang menjadi tutor, dan mereka berasal dari luar kota, luar provinsi maupun luar pulau!! Bahkan ada yang mengikuti program di dua lembaga sekaligus, saya aja yang cuma satu berasa capek. Hari pertama di Pare ga banyak yang kita kerjain karena udah lelah bangeeet tapi hal wajib yang harus dilakukan pas nyampe adalah cari tempat penyewaan sepeda! Penting nih sepeda, kan lumayan sebulan di Pare bisa keliling-keliling naik sepeda. Range harga berkisar 60-000 sampai 90.000 rupiah per-bulan.

Dan petualangan kami pun dimulai 🙂

 

Welcome to Kediri Station

Wajah wajah kami

Wajah wajah kami

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s